Ada Apakah Dengan Nisfu Sya'ban?

  • Diposting oleh IKATAN KELUARGA BESAR ALUMNI AL-HIDAYAH
  • di 05.36 -
Berpuasa pada bulan Sya’ban serta meyambut dan merayakan dengan bedzikir bersama, membaca yasin bersama menjadi polemik bagi kaum muslimin dari dulu sampai sekarang ini, sebagian melarang secara mutlaq, sebgian lagi membolehkan, sebagian lagi membid’ahkan, oleh karena itu kita perlu membaca pendapat para ulama tentang Sya’ban ( Nisfi Say’ban ) dibawah ini :
Pertama : Seorang Kholifah besar dari bani Umayyah Umar bin Abdul Aziz telah menulis pada penngawalnya (pegawainya) di-Basrah “ Wajib bagi kalian untuk memperhatikan empat malam dari setahun ; Sesunggunya Allah SWT menurunkan rohmat pada malam tersebut, Awalnya malam bulan Rajab, malam Nisfi Say’ban, dan malam Iedul Fitri, dan Iedul Adha. Adapan Imam Syafi’i seorang mujtahid dibidang Fiqih dan hadist mengatakan “ Sesungguhnya do’a itu akan dikabulkan dalam lima beberapa malam; Malam jum’at, Iedul Fitri dan Iedul Adha, awal bulan Rojab, dan Nisfi Sya’ban”.
Kedua :Diriwayatkan dari Ka’ab “ Sesungguhnya Allah ta’ala menggutus Malaikat Jibril pada malam Nisfi Sya’ban kesurga untuk memerintahnya berhias dan mengatakanSesungguhnya Allah taala telah membebaskan pada malam ini jumlah bintang-bintang dilanggit, dan sejumlah hari-hari didunia dan malamnya, dan sejumlah dedaunan dan pepohonan dan beratnya gunung-gunung dan sejulah pasir-pasir
Ketiga : Imam Sayid bin Mansur juga meriwayatkan “ Tidak ada Malam selain malam Lailutul Qodar lebih utama kecuali Malam Nisfi Sya’ban, Allah SWT turun dari langit ( menurunkan Romat dan Magfirah) maka Allah memberikan ampunan bagi semua hambanya, kecuali bagi orang-orang musrik, orang yang saling membenci (satru) dan orang yang memutus tali persaudaraan.
Keempat :Ibnu Taimiyah berpendapat : Sungguh banyak riwayat hadist dan Atsar yang meyebutkan tentang keutamaan dan keitimewaan bulan Sya’ban, dan dinukil dari sebagian orang-orang salaf, sesungguhnya mereka melaksanakan pada malam itu ( Nisfi Sya’ban ) kalu sholat sendirian pada malam Nisfi Say’ban sudah dilkukan oleh masing-masing.
Adapun sholat secara brjama’ah dalam di Nisfi Sya’ban memang dibangun pada dasar yang kokoh secara berkelompok dengan tujuan taat kepada Allah dan beribadah itu ada dua bagian : (pertama) Sunnah Ratibah “ adakalanya Wajib, Sunnah, seperti sholat lima waktu, sholat Jum’at, Iedul Fitri dan Iedul Adha Sholat Tarowaih, Sholat Istisqo’ Sholat gernana, ini semua memang perlu dijaga dan dilestarikan. (kedua): Bukan Sunnah Rotibah :seperti berkumpul untuk melaksanakn sholat sunnah tatowwuk seperti Qiyamul Lail, atau membaca al-Qur’an, Atau dzikir kepada Allah SWT, atau do’a bersama hal ini tidak apa-apa ketika tidak menjadikan kegitan wajib, karena terkadang Nabi melaksanakan sholat tatowwuk dengan berjama’ah namun tidak mewajibkan, kecuali yang telah ia sebutkan, dan para sahabat nabi ketika berkumpul, kdangkala diperintahkan dari salah satu mereka untuk membacakan al-Qur’an dan yang lain mendengarkanya.
Dari beberapa penjelasan serta pendapat di atas bisa disimpulkan, bahwa Nisfi Sya’ban memang malam yang penuh dengan rohmat dan barokah. Wajar sekali jika kaum muslimin memanfaatkan moment tersebut untuk berlomba-lomba dalam. Khususnya ibadah sunnah, sperti puasa, sedekah, qimaul lail, dzikir bersama. Ini semua di lakukan dalam rangka mendekatkan diri kepada-Nya, serta memohon ridho-Nya.
Yang tidak diperkenankan ialah, meyakini sepenuh hati bahwa ibadah diatas yang dilakukan pada malam nisfu sya’ban merupakan tuntunan syariat atau Sunnah Nabi. Yang demikian ini bisa menjadikan kegiatan tersebut bid’ah (mengada-ngada). Sebagian lagi memang memanfaatkan moment Nisfi Sya’ban tersebut dengan sebaik-baiknya, yaitu dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas ibadah kepada Allah SWT. Dengan demikian, akan menperoleh Lailatul Muborokah.
Catatan : Tulisan ini di Ambil dari karya Abdul Adzim Irsad Lc. M.Pd yang berjudul ” Membumikan   Tahun Hijiriyah”.

Author

Written by Admin

Aliquam molestie ligula vitae nunc lobortis dictum varius tellus porttitor. Suspendisse vehicula diam a ligula malesuada a pellentesque turpis facilisis. Vestibulum a urna elit. Nulla bibendum dolor suscipit tortor euismod eu laoreet odio facilisis.